Organisasi mutu di Universitas Diponegoro terdiri dari Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan, serta Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP). LP2MP bertanggung jawab atas penyelenggaraan sistem penjaminan mutu internal di Universitas Diponegoro. Organisasi mutu tertera pada Peraturan Rektor Universitas Diponegoro nomor 6 tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unsur-unsur di bawah Rektor Universitas Diponegoro, dan dokumen standard mutu yang digunakan adalah Standard Nasional – SN Dikti yang disinkronisasi dengan kriteria dari BAN PT, standar internal dan standar pengembangan yang diadopsi dari IKU PTN BH, IKU RENSTRA UNDIP, kriteria LAM dan lembaga akreditasi internasional.

SPMI memiliki siklus PPEPP yang merupakan singkatan dari Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan. Ini merupakan model atau siklus yang umum digunakan dalam sistem penjaminan mutu internal (SPMI) perguruan tinggi di Indonesia. Siklus PPEPP terdiri dari lima tahapan yang masing-masing memiliki fokus dan kegiatan tertentu:

 

Model PPEPP menekankan pada siklus perbaikan terus-menerus, dimana evaluasi dan pengendalian hasil dari setiap tahap digunakan untuk meningkatkan standard dan implementasinya pada siklus berikutnya.

                                               Siklus PPEPP di Universitas Diponegoro

Tahap evaluasi dalam penjaminan mutu di Universitas Diponegoro terdiri dari dua kegiatan yaitu Audit Mutu Internal (AMI) yang dilaksanakan per siklus / tahun atau sesuai dengan permintaan pimpinan Universitas atau Kaprodi dan Monitoring dan Evaluasi Proses Belajar Mengajar yang dilaksanakan setiap semester. AMI UNDIP dilaksanakan oleh LP2MP dan dilaporkan ke Rektor UNDIP, sedangkan Monev PBM dilaksanakan oleh GPM Departemen dibawah koordinasi TPMF/S dan dilaporkan ke Rektor UNDIP melalui LP2MP.

                                                Tahap Evaluasi dalam PPEPP di Universitas Diponegoro